Rumah Yang Gelap


Berawal dari seorang kakek yang saat ini berumur 109 tahun , sebut saja namanya zimen meskipun dia sudah berumur segitu dia tetap sehat bahkan dia masih bisa bekerja setiap harinya di sawah dia mempunyai banyak sawah bahkan sebagian dari sawahnya disewakan sama orang selama setahun dan itu pun pembayaran penyewaannya di bayar setip setengah tahun atau perpanin, tidak hanya itu tapi meskipun dia tua waktu mudanya juga bisa mempunyai anak dan anak nya semua suses sampai kecucunya ada yang jadi polisi, dokter dan lain lain. Namun ada satu dari anak dia ada yang menjadi petani.
Dari sebuah kelurga yang sangat rukun dan damai seakan akan tidak ada masalah sedikitpun yang menimpa pada keluarga tersebut namun kenyataannya sangat banyak masalah yang menimpa terhadap keluarga tersebut namun mereka tidak menyadari masalah itu ada pada mereka. Saya sangat terkejut dan heran pada mereka yang keadaannya sangat jauh dari pendidikan mereka  mempunyai lima anggota dalam keluarga tersebut dari semua anak yang ada pada rumah itu sangat mengenaska satu anak tertua di antaranya menjadi anak jalanan dalam pekerjaan sehari harinya dia hanya jalan jalan yang tidak punya punya tujuan hidup yang hanya ikut teman nya. Ekonominya memang di bawah rata rata sehingga kadang dia mau dijadikan apapun oleh temannya  maklum anak miskin setelah beberapa hari saya tinggal di sana kebetulan sangat dengat sekali rumah yang saya tempati dengan mereka mungkin kurang lebih tiga miter jaraknya sehingga disuatu hari saya berbincang bincang dengan dia akhirnya dia menceritakan semua kelakuan selama 5 tahun terakhir dan dia juga menceritakan bahwa dia belum lulus SD . sekian banyak cerita yang saya dengarkan dari dia saya langsung bertanya kepada dia, “kamu bisa solat ?” dia menjawab  ternyata dia tidak pernah sholat bahkan dia belum tau ngaji al quran . apalagi sampai al quran iqro’ pun masih belum bisa maka dari itu saya ajari tentang sholat dimulai dari cara wudhu dan saya lihat dan memperhatikan dia ketika wudhu ternyata msaih belum sempurna setelah  itu saya meminta dia sholat tetapi mereka masih belum bisa membaca surat al fatihah . setelah sholat selesai saya pun langsung meminta ambil IQRO’ untuh mengajari membaca al quran dan alhamdulillah sedikit banyak bisa membaca iqro’ tersebut . tidak hanya itu saja dari anak yang lainjuga mengalami hal yang sama seperti itu  kebetulan dia duduk di bangku kelas III SD
Kolel namanya dari anak yang ke dua dari tiga bersaudara itu tidak jauh sikap dan watak dari kakak nya dia juga belum banyak mengetahui tentang islam karna dia hanya sekolah di SD kalau siswa yang lain setelah sekolah SD mereka juga belajar di TPQ yaitu belajar mengaji dan belajar tentang agama. Dia sangat aneh di tidak bisa baca tulisan arab tapi dia ingin azan ketika shalat maghrib dan isya’ tetapi saya tidak memperbolehkannya untuk azan saya bantu dulu untuk bisa azan saya bimbing juga dan akhirnya bisa askipun belajar hanya dengan suara azan saya tanpa tulisan .setelah dia bisa aza saya membolehkan dia untuk azan di masjid tersebut (masjid muqarrabin), setelah kepulangan dari masjid dia juga meminta saya untuk diajari pujian . karna saya melihat dia ingin belajar pujian dengan sungguh sungguh sayapun mengajarinya denga beberapa pujian arab yang biasa di baca setelah azan dan sebelum iqomah. Menurut informasi yang saya dapat dia pernah berhenti sekolah selama 2 tahun umur dia sekarang kurang lebih 12 tahun tapi karna dia pernah nganggur 2 tahun sehinnga kecerdasannya berkurang dan bahkan bisa di katakan kurang anak yang kurang mampu dalam intelektualnya namun saya kasih mutivasi sehingga selama saya ada di sana dia selalu belajar setelah shalat isya’ dan bahkan sebelum saya pulang dari sana dia minta buku saya untuk di jadikan bacaan dan saya lihat perkembangannya sudah mulai ada peningkatan dari sebelumnya. Begitulah kehidupan sebuah kelurga yang sangat menyedihkan , kehidupan yang tak bisa di harapkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

rangkuman K13